Channel Youtube - Budi Yanto

Translate

Cara Membaca Spesifikasi Lensa dan Tips Memilih Lensa Mirrorless Sony



Cara Membaca Spesifikasi Lensa dan Tips Memilih Lensa Mirrorless Sony



Hallo teman-teman semua dan para pengunjung setia blog gudang-pengetahuanmu.blogspot.com !
Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi informasi pengetahuan yang baru-baru ini saya dapatkan yaitu seputar Cara Membaca Spesifikasi Lensa dan Tips Memilih Lensa Mirrorless Sony. Hal ini berawal dari rasa ingin tahu saya saat ingin belajar mengenai kamera dan alat-alat penunjang fotografi tersebut termasuk komponen utamanya yaitu lensa. Kebetulan saat ini kamera yang saya gunakan adalah tipe mirrorless dan lebih spesifiknya merupakan keluaran dari sony yaitu alpha 5100 brown dengan lensa standarnya yaitu 16-50mm, seperti yang dapat terlihat pada contoh gambar dibawah ini,





Pada contoh gambar lensa mirrorless yang ada diatas dapat terlihat beberapa barisan kode dan angka yang menunjukkan spesifikasi dari lensa itu sendiri seperti : E 3.5-5.6/PZ 16-50 OSS selanjutnya 0.25m/0.82ft-0.30m/0.98ft dan @40.5 . Sebenarnya jika kita dapat memahami dan membaca arti dari barisan kode dan angka spesifikasi yang terdapat pada lensa yang kita gunakan, itu akan sangat bermanfaat dan membantu kita jika kita ingin memilih lensa-lensa lainnya untuk melengkapi kebutuhan fotografi kita dan bisa juga membantu kita untuk memilih ukuran front lens cap dan filter pelindung yang sesuai untuk lensa kamera yang kita gunakan.

Saya mulai dengan menjelaskan barisan kode dan angka pada contoh lensa yang ada diatas yaitu E 3.5-5.6/PZ 16-50 OSS selanjutnya 0.25m/0.82ft-0.30m/0.98ft dan @40.5 . Huruf E yang terdapat pada lensa diatas menunjukkan bahwa lensa diatas merupakan lensa E-Mount. Pada kamera sony tipe lensa dikategorikan dalam 2 varian yaitu A-Mount yang digunakan sebagai penanda jika kamera atau lensa tersebut masuk dalam golongan DSLR dan untuk E-Mount digunakan pada kamera sony tipe Mirrorless. Sedikit tambahan jika teman-teman menemukan lensa Mirrorless Sony dengan kode FE itu benar merupakan lensa mirrorless sony, hanya saja pada kamera sony tipe mirrorless dibagi dalam 2 kategori lagi berdasarkan ukuran frame atau sensor yang digunakannya yaitu APS-C dan Full-Frame. Kode FE yang terdapat pada lensa mirrorlesss sony menunjukkan bahwa sensor lensa yang digunakan merupakan E-Mount dengan ukuran Full-Frame dan kode E menunjukkan jika sensor lensa yang digunakan merupakan E-Mount dengan ukuran APS-C. Mungkin pada kesempatan kali ini saya tidak akan menjelaskan secara detail mengenai perbedaan dari kedua sensor kamera tersebut, tetapi agar teman-teman tidak bingung maka saya akan memberikan beberapa contohnya. Kamera sony tipe Alpha a5000, a5100, a6000 dan a6300 menggunakan sensor E-Mount ukuran APS-C dan kamera sony tipe Alpha a7, a7ii, a7R dan a7S menggunakan sensor E-Mount ukuran Full-Frame.

Selanjutnya untuk kode 3.5-5.6/PZ 16-50 OSS bisa diartikan bahwa lensa menggunakan bukaan atau Aperture Range: f/3.5-5.6 , kode PZ menandakan jika lensa yang digunakan merupakan golongan Power Zoom Lens, angka 16-50 menandakan jika lensa yang digunakan memiliki Panjang Fokus: 16-50 mm dan kode OSS artinya lensa memiliki fitur Optical SteadyShot yaitu teknologi stabilisasi gambar yang terintegrasi yang digunakan dalam Sony Camera.

Kode 0.25m/0.82ft-0.30m/0.98ft menunjukkan jarak pemfokusan minimal pada lensa. Setiap lensa memiliki jarak pemfokusan minimal dari subjek untuk mengambil gambarnya. Jarak ini disebut jarak pemfokusan minimal. Jika teman-teman lebih dekat pada subjek daripada jarak ini maka teman-teman tidak bisa fokus pada subjek dengan benar. Pada kode diatas, jaraknya ditunjukkan dalam meter (m) dan kaki (ft). Jarak pemfokusan minimal lensa SELP1650 di atas adalah dari 0,25 m (25 cm) hingga 0,30 m (30 cm), bergantung pada panjang fokus. Jika Anda lebih dekat pada subjek daripada jarak ini, Anda tidak bisa fokus pada subjek dengan benar, dan shutter tidak bisa dilepaskan.

Yang terakhir kode @40.5, sebenarnya pada gambar menggunakan lambang lingkaran dengan garis tengah hanya saja pada artikel kali ini untuk memudahkan pengetikkan saya menggantinya dengan lambang @ . Ukuran tersebut menunjukkan Kaliber atau Lens UV Filter Size bisa juga diartikan sebagai diameter dari ukuran lensa depan, jadi dengan mengetahui ukuran diameter lensa depan yang teman-teman gunakan akan dapat membantu jika suatu saat teman-teman ingin mencari pengganti atau tambahan filter lensa dan front lens cap seperti yang telah disebutkan diatas sebelumnya.

Baca Juga : Tampilan Layar Kamera Mirrorless Sony Menampilkan Bercak Garis Zebra

Update 28-08-2016

Sebagai pelengkap artikel yang telah saya bagikan diatas yaitu mengenai Cara Membaca Spesifikasi Lensa dan Tips Memilih Lensa Mirrorless Sony, silahkan teman-teman perhatikan beberapa catatan-catatan berikut ini :

1. Jika teman-teman sedang ingin mencari lensa untuk hasil foto yang lebih bokeh atau lebih fokus dibagian depan dan lebih blur di bagian belakang sebaiknya teman-teman memilih lensa dengan bukaan / Aperture Range yang lebih kecil. Karena semakin kecil nilai F yang dimiliki suatu lensa kamera maka hasil foto yang akan didapatkan semakin bokeh pula. Contohnya pada lensa yang memiliki nilai Aperture Range F/1.8 dan F/3.5, dapat disimpulkan karena nilai F/1.8 lebih kecil daripada nilai F/3.5 maka lensa yang memiliki hasil yang lebih bokeh / lebih blur dibagian belakangnya yaitu lensa dengan Aperture Range F/1.8.

2. Selanjutnya pada Panjang Fokus lensa, jika teman-teman menginginkan lensa yang dapat mengambil gambar yang lebih jauh maka pilihlah lensa yang memiliki Panjang Fokus yang lebih tinggi. Yang menjadi catatan dalam membaca nilai Panjang Fokus lensa yaitu jika teman-teman menginginkan lensa yang lebih wide / dengan cakupan gambar yang lebih lebar maka pilihlah lensa dengan Panjang Fokus nilai awal yang paling kecil, contohnya lensa 10-18mm dan 16-50mm. Dapat dilihat yang memiliki nilai Panjang Fokus awal yang lebih kecil adalah nilai 10 pada lensa 10-18mm daripada nilai 16 pada lensa 16-50mm, maka dapat disimpulkan bahwa lensa 10-18mm memiliki hasil tangkapan gambar yang lebih wide / lebih lebar jika dibandingkan dengan lensa 16-50mm.

3. Untuk lensa yang bisa mengambil gambar paling dekat / lensa yang memiliki titik fokus yang lebih pendek bisa ditentukan dari angka jarak pemfokusan minimal yang tertera pada lensa, semakin kecil angka jarak pemfokusan minimal pada lensa maka dapat dipastikan jika lensa tersebut dapat mengambil foto dengan jarak objek foto yang lebih dekat. Contohnya pada lensa SELP1650 dengan jarak pemfokusan minimal 0.25m/0.82ft-0.30m/0.98ft jika dibandingkan dengan lensa E 30MM dengan jarak pemfokusan minimal 0.10m, maka dapat disimpulkan jika lensa E 30MM dapat mengambil foto dengan jarak objek foto yang lebih dekat karena lensa E 30MM memiliki jarak pemfokusan minimal 0.10m yang memiliki angka lebih kecil daripada lensa SELP1650 yang memiliki jarak pemfokusan minimal 0.25m/0.82ft-0.30m/0.98ft.


Sekian informasi artikel yang dapat saya bagikan kepada teman-teman pengunjung semua seputar Cara Membaca Spesifikasi Lensa dan Tips Memilih Lensa Mirrorless Sony, semoga dapat bermanfaat dan membantu teman-teman semua dalam hal pemilihan dan membaca spesifikasi lensa kamera di bidang fotografi. Informasi yang saya bagikan ini merupakan ilmu yang saya pelajari dari teman-teman dan para ahli yang saya temui selama proses belajar sampai saat ini, jadi jika dirasa ada yang salah atau ada yang perlu dikoreksi dari informasi artikel yang telah saya bagikan diatas menurut teman-teman senior boleh bantu saya dengan menitipkan pesan pada kolom komentar yang ada dibagian bawah artikel.

0 Response to "Cara Membaca Spesifikasi Lensa dan Tips Memilih Lensa Mirrorless Sony"

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Back to top
close